Kemenkes: Pengadaan Alat Kesehatan Sesuai Kebutuhan yang Terencana

Kemenkes: Pengadaan Alat Kesehatan Sesuai Kebutuhan yang Terencana

Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Abdul Kadir mengatakan, kiat pemenuhan alat kebugaran (alkes) di fasilitas fasilitas kebugaran (fasyankes) sesuai bersama keperluan yang sudah direncanakan.

“Jadi Dinas Kesehatan atau fasyankes itu pastinya bakal melakukan perencanaan pengadaan alat kebugaran sesuai kebutuhan,” kata Kadir pada saat rapat dengar pendapat bersama Komisi IX DPR di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (27/9/2021).

Kadir menambahkan, berdasarkan perencanaan yang masuk, dilakukan optimalisasi dan sinkronisasi sumber kekuatan pembiayaan. Skema pembiayaan, kata Kadir, terdiri dari Dana Alokasi Khusus (DAK), APBD, APBN, Pinjaman Hibah Luar Negeri (PHLN), dan CSR berupa filantropi.

“Jadi sebagian alat-alat yang kita dapatkan tanpa belanja sebab itu adalah donasi dari filantropi,” paparnya.

Berdasarkan perencanaan tersebut, Kadir mengatakan, keperluan alkes bakal dimasukkan di dalam aplikasi yang disebut sebagai Sipermon Aspak atau perencanaan berbasis elektronik agmmedica.com .

Aplikasi ini berisi perihal alat dan fasilitas serta apa saja yang tersedia di fasyankes tersebut. Kemudian sesuai bersama perencanan pengadaan alatnya.

Untuk perawatan dan pemeliharaan alkes tersebut, Kadir menuturkan, pemerintah fokus pada kapasitas sumber kekuatan manusia (SDM) serta melakukan pembinaan teknis dan pengujian kalibrasi dan profisiensi alkes.

Kadir menyebutkan, sesuai bersama petunjuk Presiden Joko Widodo mengwajibkan memakai memproses dalam negeri untuk pemenuhan alkes. Untuk itu, Kemenkes melakukan koordinasi pemenuhan syarat-syarat dan perizinan lintas sektor terhitung untuk izin lingkungan dan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *