bisnis rumah kost yang menggiurkan

Begini Urutan Kerja Developer Properti untuk Konsumen yang Membeli Cash Bertahap
Dalam penjualan perumahan umum dilaksanakan lebih dari satu jenis pembayaran oleh konsumen, diantaranya pembayaran secara tunai atau cash keras, tunai bertahap dan dengan bantuan pembiayaan kredit pemilikan tempat tinggal (KPR).

Namun kali ini kami bahas tentang pembangunan unit dan rangkaian kerja seorang developer properti kecuali pembelian dari kastemer adalah tunai bertahap.

Apa saja tahapan-tahapan kerjanya? Mari kami bahas.

Penerimaan Uang Tanda Jadi dari Konsumen
Uang isyarat jadi (UTJ) dari kastemer di terima saat kastemer sepakat untuk membeli unit diikuti dengan ditandatanganinya booking form atau form pemesanan kaveling.

Dalam booking form selanjutnya tercantum wilayah unit yang dipesan oleh kastemer dan kesepakatan harga. Misalnya tersedia kastemer yang idamkan membeli unit di Blok A-1 atau Unit yang berada di Blok A Nomor 1.

Selain itu termasuk tercantum harga tempat tinggal dan tahapan pembayarannya. Kapan akan dibayarkan duit muka yang diikuti dengan ditandatanganinya perjanjian pengikatan menjual membeli (PPJB).

Petugas dari developer yang mengurus UTJ ini adalah anggota marketing. Petugas anggota marketinglah yang mengurus dan menyediakan semua kriteria yang kudu disajikan oleh konsumen bisnis rumah kost yang menggiurkan .

Jamak terjadi kecuali kastemer meminta pergantian wujud bangunan atau kemungkinan saja tersedia pekerjaan jadi atau kurang dalam hal spesifikasi dan wujud bangunan. Jika tersedia keinginan seperti ini anggota marketing kudu berkoordinasi dengan anggota desain atau arsitek, tentu saja dengan sepengetahuan site manager.

Contoh booking form ini tersedia di bonus dokumen untuk peserta workshop Cara Benar Memulai Bisnis Developer Properti Bagi Pemula.

 

Penandatanganan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB)
PPJB ditandatangani cocok dengan sementara yang dijadwalkan saat kastemer membayar duit isyarat jadi dan di tandatangani booking form, biasanya satu bulan sesudah UTJ lumayan untuk menyiapkan segala sesuatunya.

PPJB ditandatangani sesudah desain tempat tinggal disetujui oleh kastemer dan duit muka pembelian tempat tinggal udah dibayarkan.

Dalam PPJB tercantum bagaimana jadwal pembayaran dan pelunasan oleh konsumen. Tak lupa pasal-pasal tentang sanksi termasuk dibuat agar developer dan kastemer tersedia ikatan dan tersedia paksaan untuk memenuhi kesepakatan yang tersedia dalam PPJB.

PPJB ini tetap dipersiapkan oleh anggota marketing.

 

Surat Perintah Kerja (SPK) Pembangunan Unit Rumah kepada Kontraktor
SPK diberikan kepada kontraktor untuk memulai membangun unit yang udah dipesan oleh konsumen. Dalam SPK selanjutnya tercantum detail dari pekerjaan.

Diantaranya desain unit tempat tinggal yang dideskripsikan dalam gambar kerja, sementara penyelesain pembangunan, bersarnya nilai kontrak pembangunan dan cara pembayaran dari developer ke konsumen.

Dalam SPK tercantum termasuk sanksi-sanksi kecuali pelaksanaan pekerjaan tidak cocok dengan detail yang disepakati, baik dari spesifikasi material dan sementara pelaksanaan.

Jika terkandung perbedaan spek material maka kontraktor kudu mengganti cocok dengan kesepakatan termasuk ukuran-ukuran bangunan, dan lain-lain.

Demikian termasuk andaikan tersedia keterlambatan pembangunan dari kontraktor, maka kontraktor kudu terima sanksi berupa denda yang besarnya cocok kesepakatan.

Lazimnya dalam pelaksanaan proyek pembangunan perumahan sementara yang dibutuhkan untuk membangun satu unit tempat tinggal satu lantai memerlukan sementara dua hingga empat bulan saja.

Akan lebih cepat lagi kecuali pembangunan menggunakan metode tempat tinggal instan seperti yang udah merasa banyak yang menawarkan.

Sedangkan untuk membangun tempat tinggal dua lantai bisa dalam sementara 5 bulan hingga dengan 7 bulan.

Jika yang dibangun adalah perumahan subsidi maka sementara yang dibutuhkan lebih singkat lagi, maksimal dua bulan udah bisa selesai. Bahkan kecuali pembangunannya lancar dari segi material dan peralatan pembangunan satu unit tempat tinggal subsidi bisa selesai dalam sementara tiga minggu saja.

Di samping adanya SPK kepada kontraktor, bisa termasuk disusulkan dengan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK), atau surat perintah merasa membangun (SPMB) atau apapunlah namanya, andaikan segala sesuatunya udah siap. SPMK ini dibutuhkan kecuali kontraktor meminta sementara tenggang kepada developer untuk menyiapkan segala sesuatunya.

Diantaranya kemungkinan saja kontraktor kudu menyiapkan tenaga kerja atau man power, menyiapkan peralatan dan pembelian material. Agar pada sementara pekerjaan udah diawali tidak tersedia lagi kendala.

Karena dalam pembangunan proyek tenaga kerja, alat dan material ini mempunyai peranan yang amat vital.

Surat Perintah Kerja kepada kontraktor ini diurus oleh site manager proyek.

 

Serah Terima Bangunan dari Kontraktor ke Developer
Setelah pembangunan unit tempat tinggal selesai maka dilaksanakan serah terima dari kontraktor kepada developer. STB ini dilaksanakan paling lama satu minggu sesudah pembangunan selesai, ditandai dengan pengecekan atau opname oleh site manager dan jajarannya.

 

Berita Acara Serah Terima Bangunan (BAST)
Setelah bangunan selesai dan diserahkan kepada developer oleh kontraktor maka selanjutnya developer menyerahkan bangunan kepada konsumen, diiringi dengan penadatanganan BAST.

BAST ditandatangani paling lama satu minggu sesudah serah terima bangunan dari kontraktor kepada developer.

BAST ini ditandatangani oleh direktur utama atau direktur operasional perusahaan developer.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *